Imbas Corona, Harga Kopi di Aceh Tidak Stabil

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Miharbi

Laporan : Melli Saputri Redaktur : Kapten Reza

BENER MERIAH – Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Miharbi menilai, masuknya wabah Virus Covid-19 di Provinsi Aceh akan berdampak pada melemahnya perekonomian masyarakat terlebih di kabupaten setempat yang mayoritas penduduknya rata-rata sebagai Petani Kopi.

Miharbi menyebutkan, saat ini wilayahnya belum memasuki musim panen raya. Ditambah dengan munculnya Virus Covid-19 ini, tentunya mengakibatkan harga kopi yang tidak stabil.

“Saat ini belum musim panen raya di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Meskipun Kopi sudah ada yang menghasilkan, namun dengan adanya penyakit yang muncul saat ini, akan sedikit mengganggu harga kopi,” Sebutnya.

Miharbi mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Bener Meriah tidak melarang masyarakat jika ingin kekebun, karena dengan berkebun masyarakat dapat menjahuhi kerumunan dan menghirup udara yang segar.

Miharbi juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan Koperasi untuk memberikan solusi agar menampung kopi masyarakat dengan di adannya gudang besar yang disebut dengan Resi Gudang dan nantinya harga akan ditahan sementara waktu. (Lip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Lagi, Personel Dit Binmas Polda Aceh Himbau Warga Antisipasi Corona

Jum Apr 3 , 2020
Laporan : Kapten Reza BANDA ACEH – Personil Dit Binmas Polda Aceh kembali melakukan perjalanan mengelilingi seputaran Kota Banda Aceh dan Aceh Besar untuk menyampaikan menghimbau kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran viru corona. x Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, kepada BaiturrahmanFM menyebutkan, […]