GenBI Aceh Kunjungi Usaha Perajin Eceng Gondok

GenBI Berkecimpung Dengan Pelaku Usaha Eceng Gondok

ACEH BARAT – Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh, Komisariat Universitas Teuku Umar (GenBI UTU), Minggu (03/11) melaksanakan kegiatan kunjungan pada Usaha Kerajinan Eceng Gondok yang berlangsung di Desa Kubu, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Edukasi Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Peluang Usaha Berbasis Industri Kreatif” ini, dilakukan oleh GenBI untuk menyaksikan bagaimana masyarakat memanfaatkan peluang Eceng Gondok menjadi Kerajinan yang memiliki estetika seni dan memberi peluang profit yang menjanjikan.

Cut Afni, salah seorang warga yang telah berhasil membentuk sentra produksi Kerajinan Eceng Gondok bernama “Creatif Kubu” dengan memiliki 15 orang pengrajin ini menyebutkan, Eceng gondok yang dinilai tidak bermanfaat, dapat di sulap menjadi berbagai produk multiguna yang kini banyak diminati oleh masyarakat mulai dari keranjang, kotak tisu, tas aneka bentuk, tikar, piring, sofa dan berbagai produk kebutuhan masyarakat lainnya.

Afni mengatakan, saat ini bentuk produk yang telah dikerjakan oleh sentra produksinya berjumlah 22 bentuk produk. “Semoga nantinya usaha ini dapat terus berkembang dengan pesat, sehingga kami dapat terus meningkatkan produksi dan lebih banyak memperkerjakan pengrajin Eceng Gondok ini, dan tentunya dibutuhkan dukungan Teknologi canggih untuk mempercepat laju produksi produk,” Sebutnya.

“Saat ini kami masih menggunakan peralatan seadanya, dan kami kewalahan dalam menyelesaikan permintaan dari konsumen. Selain itu juga di sebabkan oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, sehingga diperlukan teknologi seperti alat pengering untuk mempercepat pengeringan produk,” Lanjutnya.

Ketua GenBI Komisariat UTU Periode 2019/2020, Rahmat Dilta Harahap mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan skill pengurus sekaligus memperoleh pengetahuan peluang wirausaha khususnya di bidang ekonomi kreatif atau industri kreatif. “Semoga kedatangan kita diharapkan dapat mempromosikan kerajinan ini kepada khalayak ramai dan memotivasi banyak orang untuk memulai bisnis kerajinan Eceng gondok yang memberi peluang profit yang tinggi.” Katanya.

Seperti yang kita ketahui, Tanaman Eceng Gondok adalah tanaman yang berasal dari benua Amerika, tepatnya daerah Brazil. Di indonesia sendiri eceng gondok sangat banyak di temukan di danau, selokan bahkan di sungai. Tanaman ini termasuk dalam jenis tanaman air sangat cepat pertumbuhannya juga perkembangbiakannya. Terkadang eceng gondok ini dianggap hama bagi para nelayan lantaran memblokir aliran air sekaligus merusak pelayaran para nelayan.

Namun eceng gondok apabila dibudidayakan, dapat menjadi sangat menguntungkan, dikarenakan tanaman ini dapat dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai kerajinan tangan. Kerajinan dengan bahan baku tanaman eceng gondok yang dikeringkan, akan memiliki nilai jual yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sebanyak 684 Atlit Se-Kota Banda Aceh Ikut Event Gala Desa

Ming Nov 3 , 2019
BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Sabtu (2/11) Pagi, membuka secara resmi event Gala Desa tingkat Kota Banda Aceh tahun 2019 di Stadion H. Dimurthala Lampinenung, Banda Aceh. Event ini merupakan kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) RI yang digelar oleh Dispora Kota Banda […]