Dampak Covid-19 di Pasar Bina Usaha Kota Meulaboh Aceh Barat

Laporan : Anita Sari

ACEH BARAT – Terkait dikeluarkannya kebijakan oleh Pemerintah agar segala aktivitas atau usaha yang memicu keramaian untuk dihentikan atau dibatasi sementara, membuat masyarakat kini sulit mencari penghasilan untuk kebutuhan mereka sehari hari.

Bahkan situasi pasar yang semakin minim pengunjung serta kenaikan harga yang melunjak tinggi dari harga sebelumnya juga menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat.

Salah seorang penjual sembako Zaikawati kepada BaiturrahmanFM menyebutkan, selama mewabah virus ini membuat dirinya dan para pedagang di Pasar Bina Usaha, Meulaboh, Aceh Barat, semakin sulit memperoleh stok barang, mengingat tidak tersedianya transportasi dari luar Aceh.

“Kami susah kalau tetap menjual sembako dengan harga sebelumnya, karena modal yang meningkat dan harus disesuaikan dengan tarif pasar saat ini,” Ujar Zaikawati.

Sebelumnya, Zaikawati mengatakan, gula dibandrol dengan harga 13 ribu Rupiah perkilonya, namun saat ini berada di harga 23 ribu Rupiah perkilonya. Sedangkan harga cabai dan bawang sebelumnya hanya 30 ribu Rupiah perkilo, sekarang dibandrol dengan harga 45-50 ribu Rupiah perkilogramnya.

Bahkan Zaikawati juga menjelaskan dengan harga sembako lainnya yang turut naik, berimbas kepada pengunjung yang ingin berbelanja semakin minim dikawasan Pasar Bina Usaha, kota Meulaboh, Aceh Barat. (Lip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Sekda Kota Sabang dan Dinas Terkait gelar Video Conference dengan Kementrian Dalam Negeri

Jum Apr 3 , 2020
Laporan : Kapten Reza SABANG – Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Zakaria MM bersama Dinas terkait, Jumat (3/4) Pagi, menggelar Video Conference (Vcon) dengan Mendagri yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekjen Kemendagri, Dr. Ir. Muhammad Hudori M.Si, di ruang kerja Sekda Kota Sabang. x Dalam Vcon itu, Mendagri memberikan […]